Hindari Minuman Ini dalam Keadaan Panas, Beresiko Kanker Kerongkongan!
BALITODAY.NET - Menikmati sarapan ditemani secangkir teh panas. Ya, mungkin inilah kebahagiaan sederhana bagi sebagian orang. Namun, siapa sangka ternyata surga sederhana ini justru bisa berbalik jadi bumerang.
Bagaimana bisa? Yup, hal ini bisa jadi bumerang ketika kita meminum teh dalam keadaan panas. Berdasarkan studi terbaru, meminum teh panas dapat meningkatkan resiko kanker kerongkongan.
[irp]
"Namun, berdasarkan temuan kami, minum teh yang sangat panas dapat meningkatkan risiko kanker kerongkongan," ujar peneliti dari American Cancer Society, Dr Farhad Islami dilansir dari Kompas.com (21/3/2019).
Penelitian ini telah dipublikasikan pada Journal of Cancer. Peneliti melibatkan sebanyak 50 ribu orang berusia 40-75 tahun untuk menjadi responden. Responden tersebut kemudian menjalani perlakuan penelitian selama 10 tahun.
Perlakuan penelitian yang harus dijalani yaitu meminum teh bersuhu 60 derajat celcius sebanyak 700 mililiter per
Terjawab, Ini Penjelasan Kenapa Suara Kentut Berbeda-beda!
BALITODAY.NET - Disadari atau tidak, kita pasti pernah mendengar suara kentut yang berbeda-beda. Mulai dari tidak bersuara, bernada rendah hingga bernada tinggi. Nah, kok bisa begitu?
Ternyata, suara ini sesuai dengan kecepatan dorongan gas dari sistem pencernaan dalam perut kita. Perlu diketahui, manusia bisa menyimpan rata-rata 1,5 liter gas per hari dalam sistem pencernaan. Dari kandungan gas sebanyak itu, manusia bisa kentut hingga 23 kali per hari.
[irp]
Kembali lagi ke kenapa suara yang dihasilkan bisa berbeda. Selain dipengaruhi oleh kecepatan dorongan gas, suara kentut juga dipengaruhi oleh ukuran dan bentuk lubang anus.
Mudahnya, ibaratkan lubang anus sama dengan lubang nada seruling. Kemudian, udara yang kita tiupkan ke seruling adalah dorongan gas dari sistem pencernaan.
Ketika kita meniup seruling dengan membuka lubangnya sedikit saja, maka suara yang dihasilkan adalah suara dengan nada melengking. Begitu juga sebaliknya. Ke
Kenali Sindrom Sjogren, Penyakit Autoimun yang Renggut Nyawa Ibunda Mikha Tambayong
BALITODAY.NET - Ibunda penyanyi muda Mikha Tambayong, Deva Malaihollo menghembuskan napas terakhir pada Minggu (3/3/2019). Diketahui, meninggalnya kakak Harvey Malaihollo ini adalah karena salah satu jenis penyakit autoimun, sindrom sjogren yang dideritanya selama setahun terakhir.
Dilansir dari Hello Sehat, sindrom sjogren adalah salah satu jenis kelainan sistem kekebalan tubuh (imun) yang ditandai dengan gejala mata dan mulut kering. Sebagaimana penyakit autoimun lainnya, sel darah putih yang terlalu kuat akan merusak sel-sel sehat dalam tubuh.
[irp]
Dalam sindrom sjogren, yang diserang oleh sel darah putih adalah kelenjar penghasil kelembaban seperti kelenjar air liur dan air mata. Hal ini kemudian berakibat pada keringnya mata dan mulut penderita.
Terkadang, penderita juga akan mengalami kekeringan pada kulit, hidung, dan vagina. Kemudian, sindrom ini cenderung akan memengaruhi kinerja ginjal, paru-paru, hati, pankreas, pembuluh darah
Mau Sembuh dari Batuk? Jenis Makanan dan Minuman Ini Wajib Kamu Hindari!
BALITODAY.NET - Batuk adalah salah satu tanda adanya ketidakberesan dalam tubuh. Jika dibiarkan terus menerus, bisa jadi hal ini merupakan indikasi bahwa kamu sedang menderita penyakit seperti TBC. Sebab, jika orang sehat, maka sama sekali tidak akan batuk.
Lalu, bagaimana kalau gangguan pernapasan ini sudah menyerang? Nah, menurut penjelasan dari Medical Manager Consumer Health Division PT Kalbe Farma, dr. Helmin Agustina Silalahi, ternyata memang ada beberapa makanan dan minuman yang merangsang batuk.
[irp]
Makanan dan minuman yang dimaksud yaitu makanan yang digoreng, mengandung bumbu tajam, gula, susu serta kafein. Jika makanan dan minuman tersebut dikonsumsi, maka reseptor batuk dalam saluran pernapasan akan terangsang sehingga salah satu gejala flu ini sulit mereda.
"Jenis makanan yang harus dihindari saat batuk adalah makanan yang digoreng atau mengandung bumbu-bumbu yang terlalu tajam, makanan dan minuman terlalu dingin. Minyak da
Konsumsi Kopi dan Durian Picu Kematian? Ini Penjelasan Dokter
BALITODAY.NET - Selama ini muncul anggapan di masyarakat bahwa mengonsumsi kopi dan durian dalam waktu bersamaan dapat memicu kematian. Namun, menurut penjelasan dokter spesialis gizi klinik dr Dian Permatasari, SpGK hal ini adalah mitos.
"Itu (durian menjadi penyebab kematian atau meningkatkan detak jantung) mitos saja, justru durian itu memiliki banyak kandungan yang baik untuk tubuh," ujar Dian dilansir dari Kompas.com (9/2/2019).
[irp]
Menurut Dian, konsumsi dua makanan ini tidak akan secara langsung menyebakan kematian. Kebanyakan, kematian yang menimpa orang-orang tersebut adalah yang memiliki riwayat penyakit tertentu.
"Kalau ada orang meninggal setelah makan durian, kemungkinan dia sudah memiliki riwayat penyakit sebelumnya," tuturnya.
Dua penyakit yang menjadi indikasi pemicu kematian setelah mengonsumsi durian adalah obesitas dan diabetes. Dua penyakit ini dinilai memiliki hubungan kuat dengan durian karena beberapa zat yang
Mau Rumah Bersih Dari Asap Rokok? Tanamlah Tumbuhan Ini
BALITODAY.NET - Tidak dapat dipungkiri, masih banyak keluarga Indonesia yang salah satu anggota keluarganya adalah perokok aktif. Hal ini tentunya cukup mengganggu bahkan membahayakan para perokok pasif di sekitarnya. Sebab, bahaya penyakit yang menyangkut pernapasan akan selalu mengintai.
Untuk meminimalisir hal tersebut, ternyata sudah ada hasil penelitian yang bisa dijadikan acuan. Penelitian yang dilakukan oleh University of Washington tersebut menyatakan bahwa ada tanaman yang bisa membersihkan asap rokok.
[irp]
Tanaman yang dimaksud yakni sirih gading. Hasil penelitian yang sudah dipublikasikan di jurnal Environmental Science and Technology menyebutkan bahwa tanaman bernama ilmiah Epipremnum aureum ini dapat membersihkan beberapa zat berbahaya seperti benzena, klorofom, dan formaldehida.
Meski demikian ternyata sirih gading yang digunakan telah melewati proses rekayasa genetik. Berdasarkan data penelitian, sirih gading ini
Awas, Penelitian Sudah Membuktikan Begadang Bisa Sebabkan Munculnya Jerawat
BALITODAY.NET - Pemicu munculnya jerawat tidak hanya dari pola hidup yang kurang bersih dan hormon yang tidak stabil. Namun ternyata penelitian membuktikan bahwa hal ini juga bisa disebabkan oleh faktor kurang tidur ataupun begadang.
Hal ini dikarenakan ada kaitan antara kurang tidur dengan kadar stress yang dimiliki seseorang. Ketika seorang manusia kehilangan waktu tidur selama satu jam saja, tingkat stress dalam tubuh akan bertambah hingga 14 persen. Angka yang lumayan besar bukan?
[irp]
Saat kebutuhan tidur normal kurang terpenuhi maka kadar stress dalam tubuh juga akan bertambah. Begitupun saat stress, tubuh akan melepaskan hormon kortisol. Hormon ini berperan dalam mengatur tingkatan stress dalam tubuh. Hormon ini juga bisa menyebabkan kerusakan jaringan struktur dan kulit.
“Kebiasaan tidur larut malam dapat memperparah munculnya jerawat di wajah. Bahkan, hal ini juga dapat memicu masalah kulit lainnya seperti eksim, dermatitis ko
Kenapa Ya Kok Kita Tertawa Pas Digelitikin? Ini Dia Alasan Ilmiahnya
BALITODAY.NET - Pasti kamu punya dong temen yang suka usil gelitikin badan kamu. Enak-enak diam dan fokus eh tiba-tiba ada yang gelitikin dari belakang. Sebel-sebel sambil ketawa gitu nggak sih Zens? Kira-kira kenapa ya?
Nah ternyata, kulit kita diciptakan memiliki saraf-saraf yang peka terhadap rangsang sentuhan. Saat ada sentuhan dari gelitikan, maka sinyal tersebut akan langsung diteruskan ke otak.
[irp]
Kemudian bagian otak yang menerima respons tersebut adalah korteks somatosensori dan cingulate anterior. Kedua bagian otak inilah yang kemudian menciptakan rasa geli dikutip dari Hello Sehat melalui Kompas.com (25/1/2019).
Saat muncul rasa geli itu, bagian otak lain yang bernama Rolandic Operculum akan ikut aktif. Bagian otak yang ini bertangggung jawab atas kontrol gerakan wajah dan reaksi suara serta emosi kita.
Sebab cingulate anterior di otak tadi menyebabkan munculnya perasaan senang, maka respon kontrol gerakan wajah kita juga
Struk ATM Diduga Mengandung Bahan Kimia Berbahaya, Ini Imbauan Kemenkes
BALITODAY.NET - Akhir tahun lalu, santer terdengar pemberitaan mengenai struk ATM yang diduga mengandung bahan kimia berbahaya. Bahan kimia yang dimaksud yakni senyawa Bisphenol A (BPA).
BPA adalah bahan kimia yang digunakan untuk mengeraskan plastik. Dilansir dari Tirto.id (11/1/2019), umumnya BPA banyak terdapat pada perangkat medis, botol air, minuman kaleng, bahkan kertas termal seperti tiket dan struk.
[irp]
BPA diduga membawa dampak buruk bagi kesehatan jika memiliki kontak terlalu lama dengan tubuh. Sebab memiliki pengaruh buruk terhadap kesehatan, beberapa pabrik produsen BPA sering mencantumkan label BPA free. Salah satu akibat yang ditimbulkan adalah gangguan hormon.
Mengenai hal ini, Direktur Kesehatan Lingkungan kemeterian Kesehatan RI dr Imran Agus Nurali membenarkan bahwa ada informasi tentang kertas struk ATM yang mengandung BPA.
"Memang ada informasi kertas print dari ATM itu mengandung Bisphenol A, semacam baha
Selamat Hari Senin, 5 Tips Ini Bisa Ubah Stres Kamu Jadi Fresh!
BALITODAY.NET - Hari Senin merupakan satu dari sekian banyak pemicu stres. Dengan bertemu hari Senin kebanyakan orang akan cemas bahkan muncul gejala fisik seperti pusing dan mual. Namun jangan dulu takut karena ada hal mudah mengatasinya.
Dengan mengetahui cara mengatasi stres maka kamu bukan hanya siap menghadapi hari Senin namun juga hari-hari setelahnya. Pasti penasaran kan dengan caranya seperti apa? Melansir dari Everyday Health berikut tips-tips hadapi stres.
[irp]



















