Penyebab kebakaran Pasar Badung hingga kini masih dalam penyelidikan tim Polresta Denpasar. Menurut keterangan Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hery Wiyanto,teka-teki penyebba kebakaran masih belum terjawab.
“Kita temukan ada beberapa benda yang mungkin bisa menimbulkan api. Selain itu, aktivitas manusia bisa saja jadi penyebab munculnya api. Karena di Pasar Badung kan orang bisa bebas merokok, dupa juga banyak, kompor gas juga ada.
Semua itu kan bisa menimbulkan api. Oleh karena itu, nanti apabila tim penyidik sudah menyelesaikan keseluruhan penyidikan, kita akan siarkan hasilnya sesegera mungkin,” terangnya.
Akibat kebakaran Pasar Badung, hampir 1.600 kios dan los yang ada terlalap api.
Di lantai satu Pasar Badung terdapat 67 kios, kemudian di lantai dua ada 113 kios, dan di lantai tiga 121 kios. Sementara untuk los, di lantai satu ada 817 los, lantai dua 298 los, dan lantai tiga 237 los.
Melansir dari Tribun Bali, selain di dalam bangunan, di pelataran pasar ada 289 pedagang dan gudang berjumlah sembilan unit yang beroperasi di malam hari.
Kerugian pedagang diperkirakan telah mencapai Rp65 miliar. (tri/nei)









